Posts

Showing posts from April, 2018

Rintihan Sekeping Hati

Sia-sia aku setia Kerana diri ini tak pernah dihargai Sia-sia aku menunggu Cinta yang tak pernah tiba Tiada guna jika mendesak Hati yang terkunci Orang yang tak sudi Ibarat daun semalu Yang menguncup tatkala disentuh Aku mula berpaling arah Dek pilu yang kian merintih Jiwaku sering dilukai Hatiku sering disakiti Mungkin hatiku masih padanya Mendahagakan cinta Mendambakan kasih Tetapi kini biarlah aku melangkah pergi Biar dia jadi pengganti Penghibur di kala sepi Penawar di kala rindu Biar dia bertakhta di hati Menjadi pengubat duka dan lara

Cinta Fantasi

Mulut kata benci Tapi mata dalam diam memerhati Hati kata tak pasti Perasaan yang sukar dimengerti Biarlah aku hidup dalam fantasi Di dalam khayalan yang kucipta sendiri Kerana dirimu telah pergi Menyepi Kau pernah menyinari hati ini Walau hanya sebentar, aku amat menghargai Aku lemah dalam menghadapi realiti Kerana cintamu telah dimiliki Cinta kau dan dia, cinta mati Sejati yang abadi

Memori Takkan Kembali

Andai aku bisa memutar kembali waktu Akan aku perbetulkan setiap kesilapan lalu Agar tiada penyesalan yang akan mencalari kalbu Andai aku bisa memutar kembali waktu Akan aku ungkapkan segala rasa agar tak selamanya terbuku Kerna rasa yang tak terungkap itu menggamit perasaan rindu terhadap masa lalu Namun setiap yang dilalui takkan berulang kembali Manfaatkanlah setiap waktu Kerna dihujung pertemuan ada perpisahan Meninggalkan kenangan yang kekal di ingatan Memori takkan terusik walau waktu kian berdetik

Purnama

Engkau purnama Disaat aku kesepian Bertemankan air mata Engkau hadir menemani Membawa cahaya kegembiraan Menghibur segenap penjuru hati Engkau purnama Disaat aku keliru Diselubungi kegelapan malam Engkau muncul di situ Memancarkan sinar harapan Bahwa langit takkan sentiasa kelam Engkau purnama Walaupun sekejap Namun kau sering hadir tepat pada waktu Menjadi teman setia Penghapus air mata duka Kau penyebab senyuman ku terukir Engkau purnama Andai aku bisa membalas budimu Akan aku pegang erat dirimu Agar aku bisa melindungimu daripada luka dek hentaman meteor Yang pastinya bakal meninggalkan jutaan parut yang dalam Namun aku tak sehebat itu Dunia kita jauh berbeza Kerna engkau terlalu jauh  nun tinggi di angkasa