Posts

Showing posts from December, 2022

Teruntuk Kamu

Teruntuk kamu yang di sana, Semoga kamu baik-baik saja. Jika pada akhirnya kita tidak bersama, Tidak mengapa. Setidaknya kamu pernah hadir memberi bahagia. Andai takdirnya aku dikhianati lagi, Tidak mengapa, Mungkin itu petanda bahwa aku harus mencintai diri ku dengan lebih lagi. Dan aku akan menutup pintu hatiku agar tiada yang bisa mendekati.

Menunggu yang Mustahil

Aku, mencari mentari di dinihari Mencari sinar purnama di langit biru Mencari kejora di langit senja Sudah tentu tidak akan ku temukan Kerna aku hanya menanti yang mustahil Sehiingga saat ini Aku masih mencari namanu di senarai penonton story  Aku masih menunggu notifikasi darimu Aku masih mengharapkan khabar darimu Oh, aku lupa Pencarianku sia-sia Kerana hakikatnya kau telah pergi Dan aku yakin, pergimu takkan kembali

Teman ke Syurga

Ingin sekali punya teman Yang bisa menemaniku di sepanjang jalan Mungkin tidak di depan mata namun kan selalu ada, Ynag sentiasa memberiku semangat, tika aku lelah, Yang sering memberiku sokongan disaat aku mengejar impian Dalam setiap langkahku, dia setia di sampinku Dia yang tidak pernah jemu mendengar celotehku,  Menasihatiku andai aku berbuat khilaf,  Memperlakukanku dengan penuh lemah lembut,  Menyayangiku sepenuh hati, bagaikan ratu. Moga suatu hari kelak ku kan dipertemukan dengan seseorang Yang bukan sekadar menemani di dunia Tetapi dia yang kan membimbingku menuju syurga-Nya Yang apabila aku mencintaiinya Akan menjadikanku lebih dekat dengan-Nya

Cintai Dia bukan dia

Meski bukan aku yang kau cinta, Namun aku tetap bisa bahagia, Tak dicintai bukan bermakna tidak bahagia, Kerna bahagia itu ada di mana-mana. Hanya saja kita yang sering cari di tempat yang salah. Buka matamu seluasnya, Ikhlaskan segalanya, Cintai dirimu sebaiknya, Orang yang tepat untuk kau cintai bukanlah orang lain, Melainkan dirimu sendiri, Dan jangan lupa bersandar pada Dia yang Sentiasa Ada, Nescaya akan kau temui kebahagiaan dan ketenangan. 

Kuat, Demi Mimpi

Image
Jadilah seperti bulan,  Tetap menerangi walau dalam sepi, Tetap menyinari walau bersendiri, Tetap terlihat indah meski hakikatnya berbeda. Jadi kamu, harus tetap semangat walau udah lelah, Biar terlihat tabah meski penatnya hanya kamu yang tahu, Kamu harus tahu bahawa kamu itu hebat, Tetap kuat, demi mimpi-mimpi yang harus kamu wujudkan. 

Kembali Asing

Kita hanya dipertemukan untuk saling mengenal, Mencipta sedikit kenangan, Tapi tidak ditakdirkan untuk bersama. Kini kita membawa haluan masing-masing, Meneruskan kehidupan seolah-olah kita tidak pernah kenal, Kembali jadi orang asing, Cuma berteman secebis memori yang kian memudar. Meski aku tiada dalam doamu, Ku tetap berharap, Semoga apa yang kita langitkan kan termakbul. 

Hilang

Terkadang ingin juga menanyakan khabarmu, Sihatkah? Sedang apa? Sama siapa? Tapi aku sedar, kita bukan siapa siapa lagi. Saat aku ingin berteman, Kau menginginkan cinta, Saat aku sudah mulai cinta, Kau memilih dia. Lantas aku memilih untuk pergi.  Berteman mungkin boleh, Tapi aku tidak sanggup merasa sakit, Andai nanti kau mempamer kebahagiaanmu bersamanya. Rindu itu pasti, Sakit juga mesti, Terasa seakan mati, Oh aku lupa, Ketika kita baru saling kenal, Saat itu aku sudah tidak punya hati.  Sudah lali setelah banyak kali disakiti.  Rindu, Sakit, Marah, Kesal, Semuanya kurasakan. Namun aku sudah malas untuk banyak drama. Meski engkau berkias saat kali terakhir kita berhubung,  Aku tetap mengerti akan bahasamu. Bahwa cintamu bukan lagi untukku. Engkau yang ku kira akan setia, Ternyata juga menghilang. Aku tetap di sini. Masih teringatkan mu, Merindukan mu, Mendoakan mu. Dalam diam.  Masih teguh dengan prinsipku.  "Percaya pada percaturan-Nya, Meski aku tidak...

Realiti yang Menyakitkan

Yang pergi itu kamu, bukan kenangan. Yang ku benci itu perbuatan mu, bukan kamu. Yang namanya tidak ditakdirkan bersama, ya begitulah. Yang patah itu hati, bukan semangatku. Aku masih punya mimpi untuk diperjuangkan. Dan mungkin saja kamu bukan salah satu daripada mimpi-mimpi itu Kamu itu realiti, Realiti yang menyakitkan.